Orang Tua Dapat Ketahui Bakat Istimewa Anak Difabel dengan 5 Cara

JawaPos.com – Setiap anak pasti memiliki bakat masing-masing termasuk anak spesial seperti difabel atau penyandang disabilitas. Orang tua diminta lebih peka dan jeli menemukan bakat mereka sejak dini.

Direktur Eksekutif Adara Relief International Sri Vira Chandra mengatakan sejak Undang-Undang Nomor 8 tahun 2016 disahkan, frasa yang umum digunakan untuk menyebut teman difabel pada saat ini adalah penyandang disabilitas. Namun, seiring berjalannya waktu, kata disabilitas dalam keseharian mulai bergeser dan digantikan oleh kata difabel.

Menurutnya, difabel memiliki makna different ability atau differently abled people. Panggilan difabel juga dianggap lebih halus. Menggunakan frasa difabel juga turut meluaskan paradigma bahwa seorang difabel juga memiliki kemampuan dan mampu berjalan beriringan dengan mereka yang typical atau normal meski melalui cara yang berbeda.

“Atas dasar itulah ‘Kita Setara Kita Peduli’ kami angkat sebagai tagline Family Fest Adara tahun ini. Siapapun dapat berdaya, karena kita semua setara. Berbeda itu pasti, tapi kita semua berharga, setara untuk berkarya, dan saling peduli,” jelas Sri Vira Chandra kepada wartawan di Family Fest 4, belum lama ini.

Kesetaraan ditunjukkan dalam karya dan menyuarakan kepedulian bagi sesama. Ketika orang tua memiliki anak difabel, lanjutnya, ada beberapa cara dalam menemukan bakat spesial mereka. Berikut tips agar orang tua semakin bangga ketika menemukan bakat istimewa pada anak difabel:

 

1. Ketahui Sejak dari Kandungan

Ketahui perkembangan anak yang terlambat atau delay sejak dari dalam kandungan. Dokter dapat mendeteksi dini dengan teknologi agar dapat mengantisipasi dan menyiapkan langkah selanjutnya.

 

2. Peka Terhadap Bakat

Sejak dini, umumnya seorang anak akan menunjukkan kemampuan dan bakat mereka. Misalnya menyanyi, melukis, dan di bidang seni musik. Jika sudah mengetahui bakat mereka, segera salurkan dengan kursus untuk melatih dan mengasah bakat mereka.

 

3. Sediakan Sarpras

Saat memiliki anak difabel, orang tua wajib menyiapkan sarana dan prasarana di rumah. Hal itu untuk membuat mereja nyaman dan dapat tumbuh berkembang dengan optimal.

 

4. Deteksi Dini

Ketika anak sudah mengalami pertumbuhan yang terlambat atau delay, orang tua juga jangan terlambat membawa anak kepada para ahli. Dengan deteksi lebih dini, maka bakat anak juga dapat ditemukan lebih dini.

 

5. Jangan Malu

Orang tua yang memiliki anak difabel harus bangga dan bersyukur bahwa anak mereka istimewa. Ketika orang tua menolak atau menutupi kemampuan anak, maka bakat juga akan sulit berkembang.

“Orang tua yang malu, denial, atau menutupi adalah masalah. Masalah itu ketika orang tua menyembunyikan. Anak
Istimewa pasti keluarganya istimewa,” tutupnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Sumber: www.jawapos.com